Sebelum mebaca artikel kali ini, lebih baik saya anjurkan anda membaca artikel saya yang sebelumnya, hal ini dikarenakan pada artikel saya yang sebelumnya saya telah menjelaskan tentang langkah dasar menginstall  quid, klick disini untuk membaca artikel tersebut. Pada prinsipnya squid membutuhkan routing untuk meneruskan permintaan ke internet, routing akan tergantung pada aturan routing yang ada di linux anda, pada
contoh ini, apabila kita melihat table routing yang ada :

route
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
10.40.40.0 255.255.255.252 0 0 0 U 0 0 eth0
172.16.80.0 255.255.255.248 0 0 0 U 0 0 eth1
default 10.40.40.1 0.0.0.0 UG 0 0 eth0

Default gateway nya adalah 10.40.40.1, sehingga secara default semua paket yang diambil oleh squid untuk dilanjutkan ke internet akan menggunakan 10.40.40.1 sebagai routing ke internet. Yang diinginkan adalah agar ketika misalnya ada request dari user dengan IP Address 172.16.80.4 yang gatewaynya ke 172.16.80.1 (IP Address di eth1) ke internet pada port 80 (http), yang kemudian dialihkan ke port 3128 (squid) dengan menggunakan TPROXY iptables, squid akan melakukan binding dengan IP Address 172.16.80.1, yang apabila routingnya sudah diatur (lihat langkah no.6) akan diteruskan ke 10.40.40.1 dengan tetap membawa IP Address user 172.16.80.4 (iptables TPROXY).
Pada squid yang dibutuhkan adalah pengaktifan tproxy, dan memanfaatkan tcp_outgoing address berdasarkan acl src-address, berikut contoh file konfigurasi saya (sebagian). Silahkan eksplorasi lebih lanjut untuk konfigurasi performa squid.

http_port 3128 tproxy transparent
##ACLs###
acl client_3dnet_isplasa src 172.16.17.0/255.255.255.248
acl client_3dnet_alwy src 172.16.17.8/255.255.255.248
acl client_3dnet_anis src 172.16.17.16/255.255.255.248
acl client_3dnet_pkstebet src 172.16.17.24/255.255.255.248
acl client_3dnet_pkstebet2 src 172.16.17.32/255.255.255.248
acl client_sonny src 172.16.35.8/255.255.255.248
acl client_christ src 172.16.35.16/255.255.255.248
acl client_shandy src 172.16.35.24/255.255.255.248
acl client_tono src 172.16.35.32/255.255.255.248

##TCP_Outgoing_Address###
tcp_outgoing_address 172.16.17.1 client_3dnet_isplasa
tcp_outgoing_address 172.16.17.9 client_3dnet_alwy
tcp_outgoing_address 172.16.17.17 client_3dnet_anis
tcp_outgoing_address 172.16.17.25 client_3dnet_pkstebet
tcp_outgoing_address 172.16.17.33 client_3dnet_pkstebet2
tcp_outgoing_address 172.16.35.9 client_sonny
tcp_outgoing_address 172.16.35.17 client_christ
tcp_outgoing_address 172.16.35.25 client_shandy
tcp_outgoing_address 172.16.35.33 client_tono

##Default##
tcp_outgoing_address 10.40.40.2
server_persistent_connections off

Dengan demikian apabila request muncul dari IP Address 172.16.17.4, maka squid akan berjalan pada 172.16.17.1:3128, sehingga request diteruskan dengan tetap membawa IP Address user (172.16.17.4) ke Router Mikrotik yang terletak diatasnya. Pastikan bahwa IP Gateway user merupakan salah satu IP Address yang diassign ke eth1 (local), karena gateway user adalah ke Gateway Linux Squid.




Created by d'za




Baca Pula Artikel Terkait >>





0 comments

Post a Comment